kau tau ,
ini bukan yang pertama kali
kurasa ini juga bukan yang terakhir kali
'dia' mungkin akan selalu datang dan pergi
tanpa permisi pula , seperti yang sudah-sudah
kau tau ,
'dia' bisa membuatku tersenyum sepanjang hari
tapi terkadang ,
'dia' bisa membuat ku menangis semalam suntuk
melelahkan memang jika dia datang
tapi ,
hati terasa kosong jika 'dia' pergi
kau tau siapa 'dia' ?
Sabtu, 24 September 2011
Kamis, 22 September 2011
jika boleh
jika boleh ,
aku ingin mengadu
kepada langit , kepada bulan
mungkin juga kepada malaikat
atau mungkin pada tuhan
aah , entahlah
yang penting aku ingin mengadu
yaah , tentang rasa ini
tentang semua yang terjadi
tentang dia dan mereka
aah , tentang kehidupan yang jelas
jika tuhan yang mendengar ku ,
aku akan berkta ,
'tuhan bolehkah aku pergi sekarang?
pergi kemana gadis kecil?
pergi kesurgamu , boleh ?
tidak . pulanglah . semua menunggu mu
untuk apa ?
untuk semua yang telah tersenyum
di setiap hari mu
aku ingin mengadu
kepada langit , kepada bulan
mungkin juga kepada malaikat
atau mungkin pada tuhan
aah , entahlah
yang penting aku ingin mengadu
yaah , tentang rasa ini
tentang semua yang terjadi
tentang dia dan mereka
aah , tentang kehidupan yang jelas
jika tuhan yang mendengar ku ,
aku akan berkta ,
'tuhan bolehkah aku pergi sekarang?
pergi kemana gadis kecil?
pergi kesurgamu , boleh ?
tidak . pulanglah . semua menunggu mu
untuk apa ?
untuk semua yang telah tersenyum
di setiap hari mu
Senin, 12 September 2011
Lyrics Forever - NEWS
Lyrics Forever - NEWS
- Romaji
You’re my precious baby ito shi ku te
Can’t stop thinking of you kimi dake
Kokoro no man naka ni iru kara everyday, every time, Forever
Kimi to no jinsei dattara sen nen datte tari nai
Can’t stop thinking of you kimi dake
Kokoro no man naka ni iru kara everyday, every time, Forever
Kimi to no jinsei dattara sen nen datte tari nai
Ironna keikaku tatete takusan no yume wo
Douka itsumo genki de waratte ite hoshii
Donna kanashi koto mo okinai you ni
Douka itsumo genki de waratte ite hoshii
Donna kanashi koto mo okinai you ni
Wakaranai mirai ni fuan wa tsukimatou mono sa
Shinjiaeba kowakunai futari wa
Forever
You’re my precious baby ito shi ku te
Can’t stop thinking of you kimi dake
Kokoro no man naka ni iru kara everyday, every time, Forever
You’re my precious baby hajimete mayowazu ni chikaeru kara
Zutto I will love you Forever
Kimi to no jinsei dattara shippai datte wara e ru
Omoi de tsumugu yo ni toshi wo kasane you
Kimi no inai mirai wa nan no imi mo nai kara
Sonna kanishii koto wa okinai you ni
Amakunai sekai ni kizutsuku koto mo aru keredo
Sasae aeba koerareru futari wa
Forever
You’re my precious baby ito shi ku te
Can’t stop thinking of you kimi dake
Kokoro no man naka ni iru kara everyday, every time, Forever
You’re my precious baby hajimete mayowazu ni chikaeru kara
Zutto I will love you Forever
I can’t believe in love like a mom
(But) I know it from the time I saw you, that night, at sight
Kiss and snug never fade away
This is the must time, last vibes in my life,
Rib it “Forever”
You’re my precious baby ito shi ku te
Can’t stop thinking of you kimi dake
Kokoro no man naka ni iru kara everyday, every time, Forever
You’re my precious baby hajimete mayowazu ni chikaeru kara
Zutto I will love you Forever
You’re my precious baby honki de taisetsu ni kanjiteiru
Zutto I will love you Forever
senin , 12 september 2011
halo halo , minna !!! #random deeh ^^
hahaha ,
i'm back !!!!! yang kangen sama tulisan nya saya . tenang ajaa , saya gak jadi hiatus koq miggu ini . hahaha , XDD
ya , ampun . kalian semua tau gak ?
aku besok ulangan MATEMATIKA , kultum BAHASA JAWA , dan hebat nya saya tidak menyentuh satupun dari mereka . saya malah liat Unplugged live nya NEWS .
ya ampun kalian tau gak siih ,
disitu keii-nii cakep buangeeet ~ !!!
KYAAA ~!!!!
aku suka lagu nya yang Forever sama aki no sora .
apeeek buanget !!
uda aah .
gak punya cerita lagi . ja ~ !
hahaha ,
i'm back !!!!! yang kangen sama tulisan nya saya . tenang ajaa , saya gak jadi hiatus koq miggu ini . hahaha , XDD
ya , ampun . kalian semua tau gak ?
aku besok ulangan MATEMATIKA , kultum BAHASA JAWA , dan hebat nya saya tidak menyentuh satupun dari mereka . saya malah liat Unplugged live nya NEWS .
ya ampun kalian tau gak siih ,
disitu keii-nii cakep buangeeet ~ !!!
KYAAA ~!!!!
aku suka lagu nya yang Forever sama aki no sora .
apeeek buanget !!
uda aah .
gak punya cerita lagi . ja ~ !
Minggu, 11 September 2011
keii-chan
Minnaa ~ !
kakkoii , ne ? KYAAAA ~ !!!!!
ya ampuun , kenapa kakak ku cakeep buangett !!
aku paling suka iniii !!
habis yang tadi , #liat postingan ku yang sebelum ee yang keiichan .
keliatan lebih mudaa deh kalo gitu , XXD
KYAAA ~ !!
ini kakak waktu masih jadi junior .gak banyak berubah yaak ? hahaha , tetep cakep .
yang ini masiih kawaii ^^v
aku suka model rambutnyaa . warna rambutnya jugak ^^
sudaah cukuup buat malam inii .
oh, ya mungkin minggu depan aku bakal jarang posting blog .
so , jangan kangen ya !!
Ja ~ !!
Lyrics Good-bye Days - YUI
Lyrics Good-bye Days - YUI
Romaji
Lyrics: YUI Music: YUIDakara ima ai ni yuku
Sou kimetanda
POKETTO no kono kyoku wo
Kimi ni kikasetai
Sotto VORYUUMU wo agete
Tashikamete mita yo
oh Good-bye days ima
Kawaru ki ga suru
Kinou made ni so long
Kakkoyoku nai yasashi sa ga soba ni aru kara
~with you
Katahou no IYAFON wo
Kimi ni watasu
Yukkuri to nagarekomu
Kono shunkan
Umaku aisete imasu ka?
Tama ni mayou kedo
oh Good-bye days ima
Kawari hajimeta mune no oku alright
Kakkoyoku nai yasashi sa ga soba ni aru kara
~with you
Dekireba kanashii
Omoi nante shitaku nai
Demo yatte kuru desho?
Sono toki egao de
Yeah hello!! my friend nante sa
Ieta nara ii no ni...
Onaji uta wo kuchizusamu toki
Soba ni ite I wish
Kakkoyoku nai yasashi sa ni
Aete yokatta yo
...Good-bye days
Romaji
Lyrics: YUI Music: YUIDakara ima ai ni yuku
Sou kimetanda
POKETTO no kono kyoku wo
Kimi ni kikasetai
Sotto VORYUUMU wo agete
Tashikamete mita yo
oh Good-bye days ima
Kawaru ki ga suru
Kinou made ni so long
Kakkoyoku nai yasashi sa ga soba ni aru kara
~with you
Katahou no IYAFON wo
Kimi ni watasu
Yukkuri to nagarekomu
Kono shunkan
Umaku aisete imasu ka?
Tama ni mayou kedo
oh Good-bye days ima
Kawari hajimeta mune no oku alright
Kakkoyoku nai yasashi sa ga soba ni aru kara
~with you
Dekireba kanashii
Omoi nante shitaku nai
Demo yatte kuru desho?
Sono toki egao de
Yeah hello!! my friend nante sa
Ieta nara ii no ni...
Onaji uta wo kuchizusamu toki
Soba ni ite I wish
Kakkoyoku nai yasashi sa ni
Aete yokatta yo
...Good-bye days
Lyrics Feel My Soul - YUI
Lyrics Feel My Soul - YUI
Romaji
Lyrics & Music: YUI
Nakitsu karetetan da toi kakeru basho mo naku
Mayoi nagara tsumazuite mo tachi domare nai
Kimi ga kureta egao otoshita namida wa
Boku no mune no fukai kizu ni furete kieta
I feel my soul Take me your way sou tatta hitotsu wo
Kitto daremo ga zutto sagashiteru no
Sore wa guuzen dewa nakute itsuwari no ai nanka ja nakute
You’re right, all right
You’re right, all right Scare little boy
Nando mo kurikaesu douka ikanaide
Sasayaku you na kimi no koe wa itoshikute
I feel my soul Take me your way mou furimuka nai
Kitto kono te de ima tashikametai yo
Itsumo tanjun na hodo kurushinde ikite yuku imi wo shiritai kara
You’re right, all right
You’re right, all right Scare little boy
Sotto tsubuyaita kimi no kotoba you say it
Ugokidase mienai kedo michi wa hirakareteru
I feel my soul Take me your way sou mogaki nagara mo
Kitto kono mama zutto aruite yukeru
Sore wa guuzen demo nakutte arifureta yume nanka ja nakutte
You’re right, all right You’re right, all right
Itsumo tanjun na hodo kurushinde yorokobi no imi wo shiritai kara
You’re right, all right
You’re right, all right Scare little boy
keii-chan
haloooo ~!!!
hari ini saya datang membawa sebuah foto . ada yang gak kenal sama foto diatas ? ada ? kalo ada yang gak kenal berarti ndesooo !!! hehe ^^v
itu keii-chan ,
keiichiro koyama . kakak pertama ku , yang anggota NEWS . kakkoii , ne ?
aku suka banget fotonya keii-nii yang inii , kawaii to kakkoii .
keii-chan kawaii desu .eeh , foto nya stu-satu yak?
lama nii internet nyaaa.
Ja~
Sabtu, 10 September 2011
wake up , hika (part3)
Title : wake up , hika (part3)
Author : higayasei
Rating : Other
Type : Multichapter
Genre : Romance
Chara :Yaotome Hikaru X Watanabe Mayu
Disclaimer : saya punya semuanya . termasuk hikaru . #di geplak fans-fansnya.
A/N : ini pertama kalinya saya bikin ff , jadi maaf kalo gak sempurna.
Dua anak kecil itu berlarian. Mengejar seekor kupu-kupu yang indah. Mereka terus berlari mencoba menangkap sang kupu-kupu. Tapi, mereka tak bisa.
“Sudah, aah Mayuyu. Aku sudah lelah,” ujar Hikaru.
“Um? Aah, Hika ayolah. Sebentar lagi pasti tertangkap,” bujuk Mayu.
“Tidak, aah. Kau saja yang kejar. Ku tunggu di rumah pohon ya,” kata Hikaru sambil berjalan ke rumah pohon.
“Aaah, Hika. Baiklah,” kata Mayu sambil mengikuti langkah Hikaru.
Mereka berjalan ke rumah pohon dalam diam. Tak ada yang bersuara. Hanya desau angin dan tarikan nafas Mayu dan Hika.
“Hikachan lapar, tidak?” tanya Mayu setelah mereka sampai di rumah pohon.
“Iya,” jawab Hikaru sambil menunduk.
“Kenapa kau tidak makan bekalmu?” tanya Mayu.
“Aku tidak membawa bekal makan. Okaasan sedang pergi. Di rumah hanya ada Oniichan,” jawab Hika.
“ooh, kau maau bekalku?” tawar Mayu.
“Tentu saja,” kata Hikaru semangat sambil mengambil kotak bekal yang ada di tangan Mayu.
Mayu hanya memperhatikan Hikaru sambil tersenyum. Sembari mengambilkan tissue untuk Hikaru.
“Ini, bersihkan mulutmu,”kata Mayu sambil menyodorkan tissue. “Bagaimana rasanya?” sambungnya setelah melihat Hikaru sudah memberihkan mulutnya.
“Eeeennnaaakk!! Ini ibumu yang membuat?” tanya Hikaru sambil memasukkan bekal ke mulutnya lagi.
“Iya, ini okaasan yang membuatnya. Aku juga bisa membuat yang seperti ini. Tapi, aku lebih suka membuat kue,” jelas Mayu.
“Mayuyu bisa membuat kue?” tanya Hika dengan tatapan mata tidak percaya.
“Sungguh, aku bisa. Walau kuenya belum terlalu enak,”
“Aku boleh mencobanya?”
“Tentu saja. Nanti aku buatkan untuk Hikachan. Yang special,” kata Mayu.
“Janji?”
“Janji,”
***
“Maaf aku baru bisa membuatkanmu sekarang,” kata Mayu sambil meletakkan sepotong kue di meja samping tempat tidur.
“Hika, cepatlah bangun. Cepat makan kue ini. Kau menagih janji ini, bukan?” kata Mayu lagi.
Tapi, yang diajak bicara hanya diam. Tak bergeming.
“MEEOONG!!”
“Aah, Hika. Andai saja kucing ini dapat membuatmu terbangun,”
***
“HUAAA!!! MAYUUU!! SINGKIRKAN!! BAWA KUCING ITU KELUAR!!” teriak Hikaru.
“Eeh? Kucing ini kan lucu,” kata Mayuyu sambil mengelus kepala si kucing.
“MAYUYUUUU !!! CEPAAT !!” teriak Hikaru.
“Aah, Hika kenapa sih? Aku kan masih ingin bermain dengan kucing ini,” kata Mayuyu lagi.
“Kumohon,” kata Hika memelas. Mayuyu tersenyum.
“Kalu begitu kau saja yang pegang. Bawa saja keluar,” kata Mayuyu sembari menyerahkan kucing itu pada Hikaru. Hikaru mengernyitkan dahi.
“Mayuyu,”
“Tunggu sebentar. Aku mau ambil minum dulu,” ucap Mayuyu sembari berlalu.
“Mayuyu. . . Tunggu aku. . .Hatchi !! jangan. . Hatchi!!” ucap Hikaru sembari mengusap hidungnya.
***
“Hika. . . .” ucap Mayuyu terisak.
“Kau masih menyimpannya. Aku tahu kau pasti menyimpannya,” kata Mayuyu sambil mengambil boneka kelinci putih itu.
Mayuyu mengusap kepala boneka itu. Memeluk erat boneka itu. Tetes demi tetes airmata jatuh ke kepala boneka itu.
***
“Mayuyu, bonekanya baru, ya?” tanya Hika sambil menatap Mayuyu yang sedang memeluk boneka kelinci.
“Iya, kemarin Okaasan baru saja membelikannya untukku,” kata Mayuyu sambil terus memeluk boneka itu.
“Mayuyu, sayang boneka itu tidak?”tanya HIka sambil terus berayun-ayun.
“Tentu saja. Seperti Hikachan yang sayang sekali dengan robotnya,” kata Mayuyu.
“Oh, begitu,” kata Hikaru sambil mengangguk hiperaktif.
***
Mayuyu masih duduk ddisitu. Setia menunggu Hikaru. Setia membawakan pria itu kue-kue buatannya.
“Hika, kau tau, tidak? Tadi saat aku kesini. Aku melihat pohon sakura yang indaah sekali,” kata Mayuyu.
“Disana tadi, di bawah pohon ada seorang gadis kecil dan seorang bocah lelaki,”kata Mayu. Matanya mulai memerah. Kata-katanya mulai terputus-putus.
“Bocah laki-laki taadi sedang berlari kesaana kemari. Membuat wajah lucu. Tak berhenti. Walau kurasa bocah laki-laki itu sudah lelah. Sepertinya sedang menghibur gadis kecil tadi,” ucap Mayu.
“Sama sepertimu. Cepatlah bangun. Agar kita bisa tertawa bersama lagi,”
***
“Hiks. . hiks. . .hiks. . .,” gadis kecil itu menangis.
“Mayuyu kenapa?” tanya bocah lelaki gingsul itu. Khawatir.
“Jepit rambutku hilang,” jawab Mayuyu sambil tetap sesengukan.
“Jepit rambut? Bukannya Mayuyu punya banyak jepit rambut, ya?” tanya bocah gingsul berjidat lebar itu. Hikaru.
“Me-memang. Jepit rambut milikku banyak. Ta-tapi itu yang paling aku su-suka,” jaawab Mayuyu sambil mengusap matanya.
“Ooh, begitu. Kenapa tidak dicari?” tanya Hika.
“Sudah. Ta-tapi, tidak ketemu,” jawab Mayuyu.
“Bagaimana kalau ku bantu?” tawar Hika.
Mayuyu menatapnya dengan sorot mata yang mengatakan ‘benarkkah?’. Lalu, setellah hika menganggukkan kepalanya. Mayuyu segera berdiri sambil mengusapa matanya.
“Ayo kita cari,”
***
“Senja yang indah,” ucap Mayuyu.
“Aah, Hika ingat tidak saat itu? Saat kiat mencari jepit rambutku yang hilang?” tanya Mayuyu sambil menggengam tangan Hika.
“Saat itu senja sungguh indah. Sayang, Oniichan Kei dan Oneechan Haruna sudah datang. Wajahnya menggerikan sekali saat itu,” kata Mayuyu sambil terssenyum. Airmata perlahan turun di pipinya tanpa permisi.
***
“Hikachan, kau sudah menemukannya?” tanya Mayuyu sambil mendekati Hikaru.
“Belum. Sepertinya kita tak bisa mencarinya lagi sekarang,” kata Hikaru
“Eeh, kenapa?” tanya Mayuyu
“Karena hari sudah gelap,” kata Hikaru sambil mengacak rambut Mayuyu.
“Hei, Mayuyu,”
“Ya?”
“Lihat, langitnya indah sekali,” ujar Hikaru sembari menunjuk langit keemasan senja.
“Iya. indah sekali,” ucap Mayuyu.
Lalu, hening. Mereka berdua terpaku menatap langit senja. Tapi, semua itu sungguh sebentar. Sebentar sekali.karena setelah itu kakak-kakak mereka datang.
“HIKAA!!! MAYUYU!!! CEPAT PULANG!!” teriak kedua anak yang lelaki dan perempuan yang lebih besar.
“KALIAN MEMBUAT UANG JAJAN KAMI TERPOTONG!!” mereka berteriak lagi.
Keii, oniichan Hikaru langsung menuju ke adiknya. Menjewer telingga adiknya.
“Ittai !!! Oniichan, ittai !! Aduh, aw, sudah Oniichan,” kata Hikaru saambil meringis kesakitan.
“Oneechan !!! Ittai !! Hiks. .hiks. .!!” teriak suara lain. Kali ini Mayuyu.
Di senja yang sempurna itu. Dua anak manusia yang sedang memandang langit senja. Akhirnya pulang di tarik oleh kakaknya masing-masing.
***
“Aku ingat rasanya sakit sekali. Bagaimana denganmu?” tanya Mayuyu sambil merajut sebuah syal.
“Pasti sakit sekali. Terlalu terlihat dari wajahmu. Oniichan Keii galak, ya?” tanya Mayuyu lagi.
“Aah, aku yakin seklai itu Karena Oniichan sayang sekali padamu,” kata gadis itu.
“Ooh, sudah jam segini. Aku pergi dulu ya? Aku mau bekerja dulu. Nanti aku akan kembali kesini. Cepatlah bangun,” kata gadis itu sambil bangkit. Lalu,
CUP !
Sebuah ciuman kecil mendarat di dahi lebar milik Hikaru. Sebuah ciuman yang akan menggubah segalanya.
~ tsuzuku ~
wake up , hika (part2)
Title : wake up , hika (part2)
Author : higayasei
Rating : Other
Type : Multichapter
Genre : Romance
Chara :Yaotome Hikaru X Watanabe Mayu
Disclaimer : saya punya semuanya . termasuk hikaru . #di geplak fans-fansnya.
A/N : ini pertama kalinya saya bikin ff , jadi maaf kalo gak sempurna.
Hikaru berlari terengah-engah. Seandaainya bisa, sebelum terlambat dia ingin bertemu Mayuyu. Seandainya. Tapi dia tahu, mungkin semuanya telah terlambat. Kemarin, Hikaru telah berjanji pada Mayu akan datang ke temapt ini. Di taman kenangan mereka.
Dengan nafas putus-putus. Hikaru sampai di taman. Tak ada siapa-siapa disana. Tak ada Mayu yang menunggunya disana. Hanya sebuah boneka yang tersandar di bawah phon. Sebuah boneka milik Mayu. Yang berada di baawah pohon milik mereka berdua. Hikaru tau, dia terlambat.hikaru memperhatikan sekitar. Mungkin saja ini permainan Mayuyu, pikir Hikaru. Tak ada. nihil. Hikaru bahkan sudah memeriksa rumah pohon mereka. Dia lelah, dia ingin pulang. Istirahat. Tapi, dia tak bisa lagi melangkah. Sungguh, kakinya terasa lemas.
Kini, pandangan matanya tertuju pada boneka kelinci kecil itu. Boneka yang tadi dilihatnya ada disana saat pertama kali datang. Boneka kesayangan Mayuyu. Sekarang boneka itu terduduk rapi di bawah pohon milik Hikaru dan Mayuyu. Hikaru mengambil boneka itu dan memeluknya. Ia terisak pelan, “Aku janji. Aku akan selalu menjaga ini Mayuyu,”
***
Hikaru berayun-ayun. Di bawah pohon mereka. Pandangan matanya jauh menerawang. Dilihatnya bayangan dirinya dan mayuyu. Yang asyik bercengkrama. Tanpa tau apa yang akan terjadi setelahnya. Bayangan itu terus menari-nari di pelupuk matanya.
“Hika, kamu suka langit, kan? Menurutmu, warna apa yang paling indah?” tanya Mayuyu.
“Hm, mungkin warna oranye dan merah. Saat seja menjelang,” ujar Hikaru sambil membayangkan.
“Umm. . . baiklah,”
“Kalau Mayuyu, suka bunga apa?” tanya Hikaru.
“Bunga Matahari!!” jawab Mayuyu semangat.
“Aah, iya,”
Hikaru dan Mayuyu sedang melukis. Di bawah rumah pohon mereka. Di taman bunga mereka. Menghabiskan waktu pagi itu berdua.
Tiba-tiba tanpa diketahui Mayuyu, Hikaru ssengaja mengenai cat di pipinya.
“Eh?” ujar Mayuyu sembari mengusap cat di pipinya. Mayuyu tersenyum. Lalu, ganti mencipratkan cat pada wajah Hikaru.
Hikaru tertegun. Sedikit mengulas senyum. Hikaru membalasnya. Sengaja mencoret lagi di dagu Mayuyu. Mereka tertawa. Lepas.
***
Untuk kesekian kalinya Mayuyu mendesah. Matanya menerawang. Matanya sayu. Bayangan dirinya kembali menari di pelupuk matanya.
“Haha.. kau lucu sekali,” kata Hikaru sembari tersenyum. Dengan cepat ia beranjak.
“Huh, kau ini! Awas kau ya!!” kata Mayuyu sembari beranjak mengikuti Hikaru.
Mereka berkejaran. Membawa kuas mereka di masing-masing tangan. Di tengah-tengah keasyikan bermain saling kejar mengejar itu, air hujan turun daru langit membasahi tubuh mereka. Mereka berpandangan. Tersenyum.
Mereka terus berlari berkejaran. Tak peduli bahwa kini hujan sudah begitu deras. Tak peduli lumpur. Tak peduli jika nanti mereka sakit. tapi, semuanya terhenti ketika kilat menyambar. Mayuyu yang berada di depan Hikaru berhenti berlari.
“JEEDDEERR!!” suara gemuruh petir terdengar setelat kilat menyambar.
“KYAA!!” teriak Mayuyu. Mayuyu terjatuh. Sambil menutup telinga.
Hikaru yang melihat kejadian itu langsung berlari. Dia tahu Mayuyu benci suara petir. Entah kenapa dia pun tak tau. Hikaru pun refleks merengkuh Mayuyu dalam pelukannya. Memeluk erat Mayuyu.
“JEEDDEERR!!” suara petir menyambar lagi.
Kali ini Mayuyu sudah menangis. Sungguh, dia takut. Takut sekali. Walau, kini sudah ada yang melindunginya tapi, dia masih takut.
“Mayuchan, kita masuk saja yuk,” ajak Hiakru.
Mayuyu hanya mengangguk. Mengikuti Hikaru yang menuntunnya. Yang tidak melepaskan pelukannya.
“Masuk saja ya. biar tidak dingin,” ujar Hikaru.
Lagi-lagi mayuyu hanya mengangguk. Rasa terkejut dan takutnya belum hilang. Tapi, kini lama-lama terganti menjadi sebuah rasa aman. Karena ada dia disini. Karena ada Hikaru disini.
***
Semua yang ada disitu terdiam mendengarkan kisah masa kecil Mayuyu.
“Seperti dongeng,” ucap seseorang. Kojima Haruna.
“Tapi, sayangnya ini bukan sebuah dongeng. Bukan sebuah cerita yang kubuat. Semua ini sungguh nyata,” ucap Mayuyu. Pandangan matanya menerawang.
“ Iya, aku tau. Mayuchan, aku ingin tahu seperti apa Hikaru-kun itu,” ucap A-chan.
“Dia baik. Dia perhatian… -“ belum selesai Mayuyu berbicara pintu ruangan itu terbuka.
Seorang gadis remaja berkepang berdiri disana. Dan juga seorang pria tinnggi berkacamata di samping gadis itu. Semua diam. Tak ada yang bersuara. Hanya pandangan bertanya.
“Oneechan Mayu, ada?” tanya gadis tadi.
“Aku. Kalian mencari aku?” tanya Mayuyu. Dia gugup.
Mayu kau ingat? Itu oniichan keii. Dan itu sei, adikku.
***
Suasana di kafe itu sungguh tenang dan meyenangkan. Tapi, tidak di meja pojok sana. Sedang duduk seorang lelaki berkacamata. Di depannya duduk seorang perempuan berumur sekitar tujuh belas tahun. Di hadapannya ada seorang gadis remaja berkepang.
“Benarkah?” tanya perempuan tadi sambil mengusap ujung matanya.
“Sungguh. Sekarang Hika-niichan sedang koma. Sudah dua minggu ini dia tak sadarkan diri,” jelas gadis berkepang itu, Seira.
“Oneechan. Oneechan tahu tidak? Hika oniichan sedang dimana?” tanya Sei sambil tersenyum penuh misteri.
“Di Rumah Sakit kurasa,” jawab Mayuyu asal.
“Aah, Sei. Memangnya hika sekarang dimana?” tanya lelaki berkacamata itu, keiichiro. Dia tahu adiknya ini istimewa.
“Oniichan sedang ada disitu. Itu di samping Oneechan,” jawab Sei sambil menunjuk bangku di samping Mayuyu.
Sei, jangan begitu. Nanti Mayuyu takut. Nanti dia pergi. Oniichan minta kau bilang padanya ya. tentang yang kemarin itu, kataku.
Adikku ini bisa melihatku. Akupun hanya bisa berbicara padanya. Kalian sudah tahu, kan? Kalau seharusnya aku berbaring di Rumah Sakit. Ya, aku –arwahku- sedang berjalan-jalan. Mencari Mayuyu.
“Oneechan, oniichan bilang dia ingin menagih janji,” kata Sei.
“Eeh, janji apa?” kening Mayuyu berkerut heran.
“Oniichan minta kue,”
~ tsuzuku ~
Langganan:
Postingan (Atom)


